Umroh Murah Plus

Selayang Pandang Ibadah Umroh
Definsi Ibadah Umroh
Kita mengenal ibadah umroh sebagai salah satu bentuk ibadah yang dilakukan oleh umat manusia sebagaimana dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Ibadah umroh yang kita kenal selama ini adalah datang ke tanah suci lalu melakukan thawaf, sai dan mengakhirinya dengan tahallul atau memotong sebagian rambut kepala baik bagi laki-laki maupun perempuan. Namun sebenarnya ibadah umroh memiliki dua pengertian yakni pengertian secara syariah dan dari segi bahasa

Pengertian Ibadah Umroh secara Syariah
Ibadah Umroh secara syar’i dan fiqih adalah mengunjungi kota Mekkah untuk melakukan ibadah (seperti thawaf dan sa'i) dengan tata cara tertentu. Dapat pula dikatakan dengan datang ke Baitullah untuk melakukan ibadah umroh sesuai dengan syarat-syarat yang telah ditentukan.

Pengertian Ibadah Umroh dalam segi bahasa.
Dari segi bahasa, ibadah umroh memiliki arti berkunjung atau berziarah. Maksudnya adalah dengan sengaja mendatangi tempat yang lazim dikunjungi banyak orang. Sesuai dengan arti di atas, ibadah umroh boleh dilakukan kapan saja tanpa terikat waktu seperti ibadah haji yang hanya dapat dilakukan sekali dalam setahun yakni hanya pada bulan Dzulhijjah saja.

Sejarah Ibadah Umroh
Pertama kali nabi Muhammad SAW melakukan ibadah umroh beserta pada pengikutnya pada tahun 7 hijriyah. Nabi Muhammad SAW beserta rombongannya berjumlah hampir 2000 orang memasuki Ka”bah dan melakukan thawaf sebanyak 7 kali putaran. Setelah itu melakukan shalat di makam nabi Ibrahim As dan minum air zam-zam lalu melakukan sai atau lari-lari kecil dari Shofa menuju Marwah. Terakhir, nabi Muhammad SAW melakukan tahallul atau memotong sebagian rambut. Bermula dari tuntunan nabi Muhammad SAW saat melakukan umroh pertama kali itulah, hingga kini kita menjalankan rukun dan syarat umroh.

Syarat melakukan ibadah umroh Di Akhir Tahun
Agar dapat melaksanakan ibadah umroh, syaratnya adalah sebagai berikut :

1. Beragama Islam baik wanita maupun laki-laki.
2. Beragama Islam
3. Sudah baligh dan berakal, anak-anak tidak diwajibkan melakukan ibadah umroh.
4. Merdeka
5. Memiliki kemampuan dalam hal ini adalah dalam hal perbekalan dan kendaraan.
6. Bagi wanita yang ingin melaksanakan ibadah umroh terdapat syarat untuk didampingi mahram

Tata Cara pelaksanaan ibadah Umroh
Meski ibadah umroh memiliki kesamaan dengan ibadah haji, namun dalam ibadah umroh tidak perlu melakukan wukuf dan bermalam di Mina.
Tata cara pelaksanaan ibadah Umroh sesuai tuntunan Nabi Muhammad SAW adalah sebagai berikut :
1. Sebelum melaksanakan rangkaian ibadah umroh, Anda diwajibkan mandi sebagaimana orang yang junub, memakai wewangian dan menggunakan pakaian ihram.
2. Berihram dari miqat dengan mengucapkan niat melakukan ibadah umroh.
3. Bila waktu berihram bersamaan waktunya dengan waktu sholat fardhu, sebaiknya para jamaah melakukan sholat terlebih dahulu, baru setelah sholat anda dapat melakukan ihram.
4. Setelah mengucapkan “talbiah umrah” dilanjutkan dengan membaca dan memperbanyak talbiah berikut ini.
5. Sebelum melakukan thawaf, hendaknya para jamaah menuju ke Hajar Aswad
6. Thawaf sebanyak 7 putaran dimulai dari Hajar Aswad dan berakhir disitu pula.
7. Setelah melakukan thawaf menuju makam Nabi Ibrahim
8. Di belakang Nabi Ibrahim melakukan sholat sunnah thawaf 2 rakaat
9. Di sunnahkan minum air zam-zam dan menyiram atau mengusap kepala denganair zam-zam setelah sholat sunnah.
10. Setelah minum air zam-zam, kembali ke Hajar Aswad, bertakbir lalu mengusap atau menciumnya namun bila tidak memungkinkan dapat memberi isyarat ke arah Hajar Aswad seperti pada saat awal thawaf.
11. Usai thawaf, jamaah akan menuju Bukif Shofa untuk melakukan sa’i Umroh.
12. Setelah melakukan sai sebanyak 7 kali putaran, jamaah dapat melakukan tahallul dengan memendekkan seluruh rambut kepala atau mencukur gundul. Sedangkan bagi jamaah perempuan cukup memotong rambutnya sepanjang satu ruas jari.
13. Usai melakukan tahallul atau memotong/mencukur rambut, maka selesai sudah rangkaian ibadah Umroh yang Anda lakukan. Setelah seluruh rangkaian ibadah umroh berakhir Anda dapat melakukan hal-hal yang tadinya dilarang ketika dalam keadaan ihram, seperti berhubungan dengan suami/istri dan lain-lain.

Hikmah Ibadah Umroh
Masing-masing ibadah memiliki hikmah yang terkandung dalam setiap gerakan atau rukunnya, termasuk ibadah umroh yang memiliki hikmah dan filosofi di dalam rukun dan syarat wajib serta sunnahnya.

Beberapa di antara hikmah yang terkandung dalam ibadah umroh antara lain :

1. Ibadah umroh disebut juga rihlah muqaddasah atau perjalanan suci, karena itu seluruh kegiatan yang dilaksanakan dalam umroh merupakan ibadah yang akan mendapat pahala dan ridho Allah SWT.

2. Ibadah umroh juga merupakan kegiatan syi'ar untuk mensucikan dan membesarkan nama Allah, hal ini terkandung dalam kalimat talbiyyah yang kita ucapkan selama pelaksanaan ibadah umroh.

3. Ibadah umroh juga kerap dilakukan sebagai sarana agar manusia lebih mengintrospeksi dirinya sendiri. Tak jarang banyak yang memilih melaksanakan ibadah umroh di akhir tahun atau di awal tahun sebagai sarana muhasabah diri.

4. Merupakan perwujudan sebagai hamba Allah SWT yang patuh dan taat pada segala perintah-Nya dan menjauhi segala yang dilarang-Nya.

5. Saat mengenakan pakaian ihrom berwarna putih yang mana dikenakan oleh seluruh jamaah umroh baik miskin, kaya, tua dan muda, laki-laki dan perempuan adalah sebagai symbol menonjolkan kesederhanaan diri, kesucian hati dan jiwa, rendah hati, dan tidak ada unsur sombong serta berlebihan. Kita sama di hadapan Allah SWT.

6. Thawaf merupakan salah satu kegiatan dalam ibadah umroh yakni dengan mengitari Ka’bah sebanyak 7 kali putaran. Hikmah yang terkandung di dalamnya adalah melambangkan perputaran alam semesta. Bilangan tujuh melambangkan bilangan 7 hari, 7 lapis langit dan bumi, dan 7 lapis surga dan neraka. Ka'bah sebagai pusat thawaf merupakan miniatur bangunan suci Baitul Maqdis yang ada di atas langit yang dikelilingi puluhan ribu malaikat. Sebagian riwayat mengatakan ada 70.000 malaikat yang bergerak teratur dan serentak mengitari Baitul Maqdis tersebut setiap hari.

7. Ziarah ke padang Arafah adalah sebagai kegiatan muhasabah atau perenungan diri atas segala amal perbuatan manusia. Dimana, padang Arafah adalah miniature padang mahsyar tempat kita akan diadili dengan seadil-adilnya oleh Allah SWT berdasarkan amal dan perbuatan kita selama hidup di dunia.

8. Hikmah melakukun lari-lari kecil antara shofa dan marwah atau sa'I adalah sebagai lambang kasih sayang seorang ibu pada anaknya. Jama'ah haji akan diingatkan dengan perjuangan Siti Hajar (istri nabi Ibrahim as) ketika mencari air dengan berlari antara bukit Shafa dan Marwah sebanyak 7 kali.

Keutamaan Ibadah Umroh
Apabila orang-orang mengetahui bahwa ibadah umroh akan di berikan pahala yang sangat besar pasti mereka akan berlomba-lomba melakukannya. Ibadah umroh merupakan wujud pengorbanan terbesar manusia baik dari segi harta, waktu dan tenaga, oleh karena itulah mengapa ibadah umroh memiliki keutamaan karena memang apa yang kita korbankan akan di balas oleh Allah SWT dengan pahala sebagai berikut :

1. Ibadah Umroh adalah Jihad.
Seperti Hadist yang di riwayatkan oleh Aisyah ra dalam hadist dibawah ini bahwa ibadah haji yang di lakukan oleh perempuan adalah seperti melakukan jihad.

Aisya rs bertanya yang artinya :"Wahai Rasulllah, apakah benar seorang perempuan juga wajib melaksanakan Jihad?" beliau SAW menjawab, "ia dia wajib berjihad tanpa ada peperangan di dalamnya, yaitu dengan Ibadah Haji dan Umrah" (HR. Ibnu Majah no. 2901, hadits ini shahih sebagaimana kata Syaikh Al Albani)

2.Ibadah Umroh menghapus dosa diantara dua umroh.
Karena pahala inilah mengapa banyak orang yang selalu ingin mengulang kembali ibadah umroh yang telah di lakukannya, karena pahalanya dapat menghapus dosa.

Dari Abu Hurairah, ia berkata, Bahwa Rasulallah SAW bersabda : “Antara umrah yang satu dan umrah lainnya, itu akan menghapuskan dosa di antara keduanya. Dan haji mabrur tidak ada balasannya melainkan surga.” (HR. Bukhari no. 1773 dan Muslim no. 1349)

3.Umrah menghilangkan kefakiran dan menghapus dosa.
Sekilas, kita pasti berpikir bahwa melakukan ibadah umroh akan menghabiskan harta kita, mengurangi waktu kita dalam berbisnis atau bekerja atau meninggalkan keluarga di tanah air. Namun sesungguhnya ibadah umroh termasuk sedekah ekstrim yang akan dibalas berlipat ganda oleh SAW sebagaimana pahala kita saat menyedekahkan harta benda kita.

Dari Abdullah, Rasulallah SAW bersabda :
“Ikutkanlah umrah kepada haji, karena keduanya menghilangkan kemiskinan dan dosa-dosa sebagaimana pembakaran menghilangkan karat pada besi, emas, dan perak. Sementara tidak ada pahala bagi haji yang mabrur kecuali surga.” (HR. An Nasai no. 2631, Tirmidzi no. 810, Ahmad 1/387. Kata Syaikh Al Albani hadits ini hasan shahih)

Salah Kaprah dalam ibadah umroh
Meski ibadah umroh di lakukan oleh mereka yang mampu baik dari segi harta, kesehatan fisik dan mental serta adanya bekal yang memadai bagi keluarga yang di tinggalkan, namun tetap saja ada orang-orang yang masih menundanya.
Mereka yang memiliki harta dan mampu secara fisik dan mental seringkali masih beralasan masih menunggu panggilan dari Allah SWT sehingga mereka cenderung menunda keberangkatan. Padahal seperti yang telah di sebutkan diatas, ibadah umroh memiliki banyak keutamaan dan pahala yang bahkan jauh lebih besar daripada uang dan waktu yang telah Anda korbankan.

Berikut ini adalah salah kaprah yang sering terjadi di tengah masyarakat kita :

Ibadah Umroh hanya bagi yang mampu dan kaya
Melakukan Ibadah Umroh Menunggu Kaya dulu, padahal ibadah Umroh justru membuat kita kaya, sebagaimana yang dapat Anda lihat dalam video berikut ini.

Ippho Santosa: "Umroh mendatangkan rejeki."

Niat melakukan ibadah umroh sering tidak terlintas dalam pikiran kita karena ketidakmampuan secara finansial. Jangankan uang untuk membeli paket umroh yang paling murah sekalipun, untuk hidup sehari-hari saja sangat terbatas. Padahal banyak juga orang yang kaya atau berlebihan hartanya namun tidak ada niat untuk melaksanakan ibadah umroh, padahal mereka mampu pergi berlibur ke luar negeri.

Ibadah umroh sebenarnya adalah jenis ibadah yang dapat kita rencanakan pelaksanaannya. Untuk biaya tiket pesawat, akomodasi dan biaya persiapan lainnya dapat kita kumpulkan dengan menabung. Dengan niat dan membuka tabungan khusus umroh dan haji, maka sebenarnya kita telah berniat melaksanakannya. Ibadah umroh sendiri diyakini dapat membuka pintu rejeki yang lain. Tak jarang tanpa kita sadari uang yang terkumpul ternyata lebih cepat daripada waktu yang telah kita perkirakan untuk dapat melunasi biaya umroh, hal ini dapat terjadi bila kita benar-benar berniat dan senantiasa berdoa agar disegerakan melaksanakan ibadah umroh tersebut.

Rasulullah telah menyebutkan salah satu keutamaan ibadah umroh yakni menghilangkan dosa dan kemiskinan.
Dari Abdullah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Ikutkanlah umrah kepada haji, karena keduanya menghilangkan kemiskinan dan dosa-dosa sebagaimana pembakaran menghilangkan karat pada besi, emas, dan perak. Sementara tidak ada pahala bagi haji yang mabrur kecuali surga.” (HR. An Nasai no. 2631, Tirmidzi no. 810, Ahmad 1/387).

Bahkan dalam kita suci Al Qur`an, Allah SWT berfirman, artinya, : “Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rezki yang sebaik-baiknya.” (QS. 34:39)

Karena keutamaan ibadah umroh dan pahalanya, maka sebaiknya kita senantiasa berdoa dan menabung sedikit demi sedikit dari penghasilan yang kita peroleh. Bisa juga kita ambilkan dari pengeluaran yang bisa kita tunda atau kurangi. Bagi yang bekerja dan mendapatkan bonus tahunan atau bonus lainnya, dapat disisihkan atau mencari penghasilan sampingan yang hasilnya dapat ditabung untuk berangkat umroh.

Usia Masih Terlalu Muda untuk Melaksanakan Ibadah Umroh
Sebagian orang terutama yang masih muda, pergi liburan atau travelling mungkin menjadi prioritas. Bisa jadi karena ingin meningkatkan prestise karena mampu mengunjungi destinasi liburan yang terkenal. Mereka rela menabung, mengambil cuti kerja atau berburu tiket promo agar dapat pergi berwisata ke destinasi impian. Bagi mereka, pergi menunaikan ibadah umroh bukan menjadi prioritas utama karena dianggap sebagai perjalanan ibadah yang dapat dilakukan nanti bila sudah pensiun dan tidak memikirkan lagi karir, padahal kita tidak pernah tahu sampai kapan kita hidup. Apakah pada usia pensiun nanti fisik dan mental kita masih kuat untuk melaksanakan ibadah umroh bahkan kita tidak pernah tahu kapan ajal akan menjemput.

Sebaiknya kita melaksanakan ibadah umroh saat kita masih muda sehingga masih mampu melakukan thawaf, sai dan aktifitas ibadah lainnya di tanah suci.

Menunda Ibadah Umroh Karena Masih Banyak Dosa
Tidak sedikit orang yang berkeecil hati karena dosa-dosa yang ditanggungnya hingga merasa dirinya kotor dan malu menginjakkan kakinya di tanah suci dengan melakukan ibadah umroh. Sehingga dia perlu membersihkan dirinya terlebih dahulu dari dosa-dosa dan bertaubat sebelum melaksanakan ibadah umroh. Padahal telah menjadi fitrahnya , manusia adalah tempat segala dosa dan kesalahan. Dari sekian banyak keutamaan melaksanakan ibadah umroh adalah untuk menghapus dosa-dosa manusia yang sebanyak buih di lautan, sehingga ibadah umroh dapat digunakan sebagai sarana penyucian diri dan hati dari segala dosa yang telah dilakukannya. Sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadist dibawah ini:

عن أبى هريرة رضى الله عنه أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال : "العمرة إلى العمرة كفارة لما بينهما والحج المبرور ليس له جزاء إلا الجنة" - رواه البخاري و مسلم

Dari Abu Hurairah RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Ibadah umrah sampai umrah berikutnya sebagai kafarat untuk dosa di antara keduanya dan haji yang mabrur tidak ada balasannya kecuali surga”. (HR Bukhari dan Muslim)

Bila mereka mengetahui keutamaan ibadah umroh yang dapat mengurangi dosa-dosa dan memperoleh balasan surga, niscaya orang-orang yang mampu akan bersegera melaksanakannya, bahkan bagi mereka yang belum mampu tidak akan berputus harapan agar disegerakan dapat melaksanakan ibadah umroh.

Menunda Ibadah Umroh karena Belum Merasa Terpanggil
Ada yang memiliki kemampuan melaksanakan ibadah umroh namun tidak segera menunaikannya, ada yang belum mampu namun memiliki niat dan harapan yang kuat agar dapat melaksanakannya.


Salah satu sebabnya, mereka yang mampu menganggap dirinya belum terpanggil dan mendapatkan hidayah untuk melaksanakan ibadah umroh. Padahal ibadah umroh telah ada sejak zaman nabi Ibrahim dan hukumnya wajib melaksanakan setidaknya sekali dalam seumur hidupnya.


Apa yang harus dilakukan ketika niat berumroh telah ada ?
Bersyukurlah bila Anda telah memiliki niat untuk menjalankan ibadah umroh, selanjutnya niat tersebut akan mendekatkan kepada amalan, action dan doa. Meski secara finansial kita nampaknya mustahil mendapatkan dana sebanyak harga paket umroh yang kita idamkan, namun hendaknya kita tetap melakukan tindakan sekecil apapun agar mendapatkan dana tersebut. Kita dapat menabung dengan menyisihkan penghasilan atau mencari penghasilan tambahan bila memang pendapatan yang kita miliki memang benar-benar hanya cukup untuk menghidupi keluarga sehari-hari. Bukalah rekening khusus haji atau umroh yang memang disediakan untuk itu. Beberapa bank BUMN yang dapat digunakan untuk menyimpan dana khusus haji dan umroh antara lain BRI, BNI, bank Mandiri dan lain-lain. Lalu tetapkan target berapa yang dapat Anda setor setiap bulannya.


Demikianlah selayang pandang tentang ibadah umroh, semoga pengetahuan yang kami bagi tentang ibadah umroh, hikmah, keutamaan, sejarah ibadah umroh, syarat dan rukunnya dapat menjadi tambahan wawasan bagi para calon jamaah agar bersegera melakukan ibadah umroh. Semoga tidak akan ada lagi pandangan yang keliru tentang pelaksanaan ibadah umroh yang harus menunggu kaya dulu, menunggu panggilan atau menunggu sucinya diri dari dosa agar merasa layak menginjakkan kakinya di tanah suci. Karena ibadah umroh sesungguhnya diwajibkan bagi seluruh umat Islam yang mampu entah dia terpanggil atau tidak, apakah ia tua atau muda, laki-laki atau wanita. Semoga kita semua diberikan kemampuan finansial, lahir dan batin untuk melaksanakan ibadah umroh.

Back To Top